7 Keajaiban Dunia Yang Baru
1. Tembok Besar Cina (Great Wall of China)
Tembok Besar Cina
Meski populer dikenal dengan sebutan “dinding”, tembok ini sebenarnya hanya memiliki 2 struktur paralel yang memanjang.. Tak hanya itu, keajaiban dunia satu ini juga memiliki menara pengawas dan barak pasukan yang menempel di struktur paralel tersebut. Walaupun masyarakat umum mengetahui bahwa tujuan pembangunan Tembok Besar Cina ini adalah untuk mencegah invasi dan menjaga keamanan pada saat itu, para ahli mencatat bahwa pembangunan Tembok Besar Cina hanya untuk politik propaganda
2. Chichén Itzà
Reruntuhan Suku Maya di Chichén Itzà
Beralih ke benua Amerika, terdapat salah satu dari 7 keajaiban dunia yang menarik yakni Chichén Itzà. Chichén Itzá adalah sebuah kota yang dibangun oleh suku Maya dan terletak di Semenanjung Yucatán, Meksiko. Menurut sejarah, kota ini berkembang pada abad ke-9 dan ke-10 Masehi. Berkunjung ke salah satu tujuh keajaiban dunia yang satu ini, kamu bisa menemukan sejumlah monumen dan kuil yang berdiri dan memiliki gaya arsitektur yang dipengaruhi oleh suku itza dan toltec. Di antara sejumlah kuil dan monumen yang dibangun ini, kamu bisa mengunjungi Piramida El Castillo (the castle) yang merupakan bangunan paling terkenal serta memiliki tinggi mencapai 24 meter!
Sebagai bukti kemampuan astronomi suku Maya, Piramida El Castillo memiliki 365 tangga sesuai dengan jumlah hari dalam tahun matahari. Bagi penduduk setempat di zaman kuno, Chichén Itzá adalah rumah bagi tlachtli (sejenis lapangan olahraga) terbesar. Di lapangan tersebut, penduduk dapat memainkan permainan bola ritual yang sangat populer di seluruh Mesoamerika pada zaman pra-Columbus. Ingin mempelajari segala sesuatu mengenai astronomi Suku Maya? Jangan sampai kelewatan memasukan keajaiban dunia ini dalam bucket list perjalanan kamu!
Petra di Yordania | Sumber gambar: Wikipedia
Tujuh keajaiban dunia lain yang bisa kamu kunjungi adalah Petra. Kota kuno yang terletak di Yordania ini berada di sebuah lembah terpencil yang dikelilingi batuan pasir, pegunungan, dan tebing. Sebagai salah satu keajaiban dunia, Petra yang konon merupakan tempat Musa membuat keajaiban dengan memecahkan batu dan membuat air menyembur keluar ini menawarkan pemandangan alam yang unik. Kombinasi pasir, batu, dan pegunungan yang indah dari destinasi keajaiban dunia yang satu ini cocok untuk kamu yang mencari destinasi wisata dengan pemandangan yang tidak biasa.
Petra diangkat menjadi ibu kota oleh suku Arab dan suku Nabatean pada abad ke-4 SM, dan menjadi pusat perdagangan yang penting untuk rempah-rempah. Di masa tersebut, para penduduk yang menurut ahli sejarah memiliki jumlah populasi sebanyak 30.000 ini membangun sistem air yang membuat lahan pertanian mereka subur.
Kota kuno yang awalnya terkenal sebagai pusat perdagangan ini mulai ditinggalkan karena jalur perdagangan yang bergeser. Selain itu terjadinya beberapa gempa hebat pada tahun 363 M dan tahun 551 membuat kota warga kota Petra mulai kesulitan untuk melanjutkan hidup mereka sehingga kota ini ditinggalkan secara bertahap. Walau telah ditemukan pada tahun 1912, kota Petra sempat diabaikan oleh para arkeolog sampai abad ke-20.
Machu Picchu di Peru
Bagi pecinta hiking dan pemandangan alam yang indah, salah satu dari tujuh keajaiban dunia ini cocok untuk kamu kunjungi. Adalah Machu Picchu, sebuah monumen milik suku Incayang terletak dekat kota Cuzco, Peru. Ditemukan pada tahun 1911 oleh Hiram Bingham, yang percaya bahwa itu adalah Vilcamba, benteng rahasia suku Inca ini yang digunakan untuk pemberontakan abad ke-16 melawan pemerintah Spanyol.
Meskipun kemudian klaim itu dibantah, tujuan pembangunan Macchu Picchu membuat bingung para arkeolog dan sarjana. Bingham sendiri meyakini bahwa tempat tersebut adalah rumah dari “Perawan Matahari” wanita yang tinggal di bawah sumpah kesucian, ada banyak juga yang berpikir Machu Picchu sebagai situs ziarah, tempat peristirahatan raja.
Sampai sekarang yang diketahui adalah Micchu Picchu merupakan sebuah bangunan kuno hampir utuh yang ditemukan pada masa pra-Colombus. Meskipun keajaiban dunia satu ini terletak relatif tinggi di pegunungan Andes, Miccu Picchu memiliki teras pertanian, alun-alun, kuil, dan juga area pemukiman.
Christ the Redeemer di Brazilia | Sumber gambar: Wikimedia
Buat kamu penyuka karya seni patung kuno terutama yang bergaya Art Deco kamu wajib mengunjungi patungChrist The Redeemer. Patung Christ the Redeemer ini termasuk dalam tujuh keajaiban dunia yang baru. Patung Yesus yang sangat besar ini berdiri di puncak gunung Corcovado di Rio de Janeiro dan dibuat sehabis perang dunia pertama, ketika orang Brazil memiliki paranoia “gelombang ketidak tuhanan”.
Oleh karena ketakutan yang mereka miliki saat itu, orang-orang Brazil mengusulkan untuk membuat patung yang pada akhirnya dirancang oleh Heitor da Silva Costa, Carlos Oswald, dan Paul Landowski. Pembangunan dimulai pada tahun 1926 dan selesai lima tahun kemudian. Monumen yang dihasilkan berdiri setinggi 30 meter (tidak termasuk alasnya yang tingginya sekitar 8 meter) dan juga lebar tangannya terulur 28 meter.
Penasaran dengan salah satu dari tujuh keajaiban dunia yang baru satu ini? Untuk mengunjungi salah satu dari tujuh keajaiban dunia yang baru ini, sangat disarankan agar kamu pergi di bulan Februari. Di bulan tersebut biasanya digelar acara Carnival of Brazil yang riuh dan menjadi favorit para pelancong.
The Colosseum di Roma | Sumber gambar: Wikipedia
Keajaiban dunia yang baru satu ini pastinya sudah tidak asing bagi pecinta film dan sejarah Romawi Kuno. Adalah Colloseum yang terletak di Roma dan dibangun pada abad pertama atas perintah Kaisar Vespasian. Bangunan amfiteater raksasa ini berukurna 189 meter kali 156 meter Prestasi teknik untuk sebuah amfiteater berukuran 189 meter kali 156 meter dan memiliki sistem kubah yang kompleks.
Bangunan ini mampu menampung 50.000 penonton yang menyaksikan berbagai macam acara termasuk acara perkelahian Gladiator. Untuk kamu penikmat karya seni teater dan juga sejarah romawi, jangan lupa untuk memasukan Colloseum kedalam daftar liburan kamu.
Taj Mahal di India | Sumber gambar: Wikipedia
Terakhir dalam daftar keajaiban dunia ini adalah Taj Mahal. Salah satu dari tujuh keajaiban dunia yang baru ini sangat cocok untuk dikunjungi kamu yang menggemari arsitektur dengan bangunan yang megah dan taman yang indah. Terletak pada komplek mausoleum di Agra, India, Taj Mahal dianggap sebagai salah satu monumen paling ikonik di dunia dan mungkin merupakan contoh terbaik arsitektur Mughal.
Dibangun pada tahun 1628-58 oleh Kaisar Shah Jahān sebagai bentuk penghormatan kepada istrinya Mumtāz Maḥal yang meninggal pada tahun 1631 pada saat melahirkan anak ke-14 mereka, pembangunannya sendiri memakan waktu 22 tahun dan sebanyak 20.000 pekerja untuk membangun kompleks tersebut termasuk taman yang sangat luas dan kolam refleksi.
Monumen makam ini terbuat dari marmer putih dengan fitur batu semi mulia dengan pola semi geometris dan bunga. Selain itu, bangunan ini juga dilengkapi dengan kubah utama yang megah dikelilingi empat buah kubah yang lebih kecil.
Menurut sebuah laporan, Kaisar Shah Jahan memiliki keinginan untuk mempunyai makam sendiri yang terbuat dari marmer hitam. Namun, sebelum keinginan itu sempat dikerjakan, kekuasaan Kaisar Shah Jahan kepalang berakhir karena digulingkan oleh salah satu putranya.






Komentar
Posting Komentar